Tampilkan postingan dengan label BANDUNG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BANDUNG. Tampilkan semua postingan

Alamat dan Tarif Tempat Spa Di Bandung Bisa FJ

MataLelaki.tk, Alamat dan Tarif Tempat Spa Di Bandung (Indigo spa) – Di zaman sekarang, spa dan Massage atau Pijat perawatan tubuh lainnya, adalah kebutuhan yang wajib dilakukan oleh kaum menengah keatas, yang tidak hanya dilakukan oleh wanita saja. Kaum pria juga dapat melakukannya demi mendapatkan 


kesegaran tubuh dan relaksasi yang di idam-idamkan, Diperparah lagi jika sehar-harinya Anda begitu sibuk dengan kegiatan yang menguras energi dan pikiran. Salah satu tempat favorite tempat spa Massage di Bandungadalah Indigo spa.

Nah bagi Anda yang tadi belum pernah melakukan aktivitas seperti seperti itu, Dan mungkin belum tahu akan tempat spa di Bandung yang wajib dicoba, Anda jangan khawatir untuk hal ini, ada begitu banyak tempat spa dan massage diBandung untuk pria yang bisa Anda datangi.

Berikut ini Alamat dan Tarif Tempat Spa Di Bandung (Indigo spa);

Indigo spa

Dago Plaza Lt. 6
Jl. Ir H. Djuanda No. 61-63.

sarana : sauna, pool, Lounge
VIP : Rp. 290. 000 (shower didalam)
VVIP : Rp. 400. 000 (shower didalam serta kamar full cermin)
Suite : Rp. 440. 000 (Bath tub, spring bed, cermin, kamar jauh semakin besar)
Sarana : Rp. 50. 000
FJ : Rp 350. 000, – Rp 400. 000, –

Video VideoVideo


Alamat Dan Tarif Cewek Panggilan Jakarta Selatan

Alamat Dan Tarif Cewek Panggilan Jakarta Selatan - Untuk tarif cewek panggilan ke rumah berkedok pemijat di Jakarta bervariasi. Baik untuk mereka yang beriklan di Koran atau yang memasang papan di pohon-pohon sepanjang jalan.


Tengok saja Pijat Dewa di kawasan Kalibata City, yang mematok tarif untuk pijatnya saja Rp 150 ribu per 90 menit.
“Kalau mau all in (pijat sekaligus berhubungan intim), Pijat Dewa memasang tariff Rp 500 ribu. Itu untuk sekitaran Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat,” jelas Yanti, mantan cewek panggilan yang kini dirumahkan bos konveksi di kawasan Pesanggrahan Jakarta Selatan kepada mr.xxx
Lain Pijat Dewa, lain lagi Pijat LS yang bermarkas di Mangga Dua Jakarta Barat. Ya. Tempat pijat panggilan ini cukup kesohor di belantara Jakarta.
“Dia iklannya banyak. Bahkan sampai ke internet segala. Buka aja google, ketik nama tempat pijatnya,” lanjut yanti.
Koleksi pijat LS dikenal bagus. Rata-rata cantik dan semuanya berusia muda. “Kalau di LS sistemnya jam-jaman. Perjam hanya Rp 100 ribu. Tapi itu belum termasuk begituan (Making Love) lho,” sambungnya.

Menurut Yanti, urusan kepuasan bawah pinggang bisa nego langsung dengan cewek yang telah dipesan. “Kalau buka harga sih biasanya mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Tapi kalau yang sudah tahu, Rp 350-500 ribu sudah mau per jam. Ditambah ongkos pijat yang Rp 100 ribu tadi,” urainya.
Menariknya, jika jam buking lebih dari satu jam, pelanggan LS hanya dikenakan tarif tambahan per jam saja. “Kalau dua jam ya Rp 200 ribu. Tapi itu dibatasi hanya tiga jam. Nah, kalau urusan begituan mau ‘nambah’, ya ngomong langsung ke ceweknya. Biasanya ‘ongkosnya’ juga akan naik,” tambah Yanti.

Ini Dia.. Tarif SPG Panggilan Bandung Agency, Dan Mahasiswi

Ini Dia.. Tarif SPG Panggilan Bandung Agency, Dan Mahasiswi - Prostisui online Bandung Agency tergolong bisnis esek-esek kelas menengah. Hanya pria berduit yang dapat menikmati jasa cewek panggilan dari kalangan sales promotion girl (SPG) hingga mahasiswi Bandung itu.

Tarif yang dipatok Bandung Agency untuk mendapatkan pelayanan dari para PSK cantik tersebut berkisar antara Rp1,5 hingga Rp5 juta rupiah untuk paket short time. Sedangkan paket full day atau long time berkisar antara Rp7 juta hingga Rp8 juta.
Selain tarifnya yang relatif tinggi, pria hidung belang juga harus membayar uang muka alias DP (down payment) antara Rp 500 ribu rupiah hingga Rp 1 juta. DP tersebut dibayarkan melalui transfer ke rekening mucikari.
“Uang muka atau duit pendaftaran ditransfer konsumen. Setelah itu, muncikari memberikan nomor WhatsApp dan PIN BBM milik wanita panggilan,” ujar Nya

Ini Dia Tempat Koleksi Model-Model Panggilan

Ini Dia Tempat Koleksi Model-Model Panggilan - Dalam skala lebih besar, bisnis kolam susu para GerMo ini lebih gila lagi. Sejumlah GM yang beroperasi di kelas menengah-atas, bisa mengeruk uang dalam jumlah yang tak tidak tanggungtanggung. Sebut saja model panggilan Sisca, 31 tahun. Lajang kelahiran Bandung yang awalnya membuka bisnis agency model panggilan ini, ternyata adalah seorang GM yang mempunyai koleksi gadis-gadis model  (model Panggilan) dari kalangan model belia yang usianya berkisar dari 18 tahun sampai 25 tahun.



Koleksi Sisca kebanyakan model model panggilan kelas menengah, yang harus diakui namanya belum begitu populer. Tapi, ukuran fisik gadis-gadis yang dimiliki Sisca di atas rata-rata.
Menempati sebuah rumah di Jl. BR, kawasan Tebet Jakarta Selatan, model panggilan Sisca membawahi sedikitnya 20 model dari Jakarta dan Bandung. Di rumah mewah yang sekaligus dijadikan sebagai kantor itulah, model panggilan Sisca menjalankan roda bisnis ‘kolam susu’nya. Agency hanya menjadi bagian kecil dari aktifitas bisnis. model panggilan Sisca mempunyai dua staf yang membantu menjalankan bisnis agency.


Sementara untuk urusan bisnis ‘kolam susu’nya, model panggilan Sisca langsung menanganinya sendiri. Hampir semua operasi Sisca dipusatkan di Jakarta. Modus transaksi yang diguna- kan model panggilanSisca melalui dua tahapan. Pertama, begitu tamu order lewat telepon, ia akan mengajak tamu untuk nge-date lebih dahulu. Pada saat bertemu itulah, model panggilan Sisca akan membawa gadis pesanan yang dikehendakitamu.

Biasanya, model panggilan Sisca akan membawa dua atau tiga gadis. “Kalau pesannya cuma satu, palingpaling aku bawa dua atau tiga. Biar klien punya pilihan,” ujarnya gadis yang sudah lebih dari empat tahun menjalankan roda bisnisnya. Janji ketemu dengan klien itu lebih banyak dilakukan dengan setting dinner atau lunch. Sederhana sekali! Di situlah semua transaksi berlangsung, termasuk pembayaran kontan. Untuk tarif, model panggilan Sisca mempunyai dua kelas model.
Untuk katagori model A, tarif untuk satu malam Rp. 5 juta. Sementara untuk katagori B, tarifnya Rp. 3 juta. Soal klien, boleh dibilang jumlahnya seperti tak ada habisnya. Dari sekian tamu yang memboking anak didiknya, banyak yang berstatus ‘member’ atau pelanggan tetap.

Dalam sehari, minimal model panggilan Sisca bisa melakukan dua sampai tiga transaksi. Untuk transaksi kelas A, model panggilan Sisca mendapat-kan Rp. 1,5 juta. Sedangkan untuk model B, per satu transaksi Rp. 1 juta masuk ke kantongnya. Selain model panggilan Sisca, ada GM wanita yang main di kalangan selebriti. Namanya, Febby, berusia sekitar 29 tahun. Gadis asli Surabaya ini, dulunya adalah salah satu aktris yang sering membintangi film-film panas. baca selengkapnya DISINI ???

Kumpulan Foto-Foto Gadis Terapis Spa & Massage

Kumpulan Foto-Foto Gadis Terapis Spa & Massage - Terapis spa plus-plus atau biasa di sebut denganpanti pijat plus-plus merupakan rahasian umum yang telah diketahui banyak orang. Namun para WP nya atau Wanita Pemijat atau terapis ternyata sangatlah hot, perawakan para gadis terapis spa plus terkenal sangatlah menawan hati, apa yang diinginkan banyak pria mereka semua ada seperti payudara besar, kulit mulus, penampilan seksi/hot, bau badan harum, bokong/pantat bahenol dan masih terawat.
Berikut ini adalah beberapa Kumpulan Foto Para Gadis Terapis Spa Plus Terkenal:
Mari kita simak foto-foto para gadis terapis yang goda MataLelaki ini






























Semoga informasi tentang Kumpulan Foto Para Gadis Terapis Spa Plus Terkenal bisa bermanfaat untuk anda.
Foto lainnya:

Berangkat Sendiri, Pulang Bawa Cewek ke Kosan

Berangkat Sendiri, Pulang Bawa Cewek ke Kosan. Bermunculannya pusat-pusat “dugem” di Kota Yogya dan sekitarnya tak pelak memberikan ekses kehidupan serba bebas, nyaris tak terkontrol. Tak sedikit cowok-cowok mahasiswa menarik perempuan-perempuan nakal ke kosnya.

Pemandangan serba bebas ini kerap terlihat di sekitar pusat-pusat “dugem” di Babarsari, Depok, Sleman. Nongkrong di kafe, ketemu pasangan, lantas kencan berlanjut ke kamar kos. Pemilik kos kebanyakan tutup mata karena berprinsip risiko tanggung penumpang. Berangkat Sendiri, Pulang Bawa Cewek ke Kosan
Gadis-gadis yang dengan mudah dikencani ini bukan semata pekerja seks. Mereka sama-sama berburu kesenangan, dan tak sungkan jika cocok mau diajak kencan singkat atau seperti judul lagu, “Cinta Satu Malam”



Kehidupan bebas itu digambarkan Toni, pemilik angkringan yang tinggal dan berjualan di pusat kehidupan bebas di Babarsari. Ia mengaku tahu persis perilaku anak-anak mahasiswa, dan cewek-cewek yang bebas diajak berkencan. Berangkat Sendiri, Pulang Bawa Cewek ke Kosan
“Biasanya mereka berangkat bawa mobil atau motor sendiri. Tapi pulangnya, biasanya pada bawa cewek,” kata Toni sembari menunjuk sejumlah rumah kos bebas yang ada di hadapannya. Berangkat Sendiri, Pulang Bawa Cewek ke Kosan
Meski belum pernah melihat dengan mata kepala sendiri, Toni yakin ada seks bebas di balik tembok kos-kosan. Berangkat Sendiri, Pulang Bawa Cewek ke Kosan
“Saya belum pernah lihat sih. Orang (kamar) kosnya dikunci. Tapi ya kalau cowok cewek sekamar, biasanya ngapain sih,” tanya Toni seperti meyakinkan dugaannya. Keyakinan Toni ini bukan tanpa dasar. 

Ia telah bertahun-tahun tinggal dan berdagang angkringan di sekitar kos-kosan di Babarsari. Karena itu ia mengenal dan mengetahui kisah-kisah seks bebas itu dari para pelakunya sendiri, mahasiswa yang kerap nongkrong di angkringannya.

Wanita Panggilan via Online di Bandung

Wanita Panggilan via Online di Bandung Khusus Pria Paruh Baya - TH (23) dan RN (22) merasa lebih aman ‘menjual’ sepuluh wanita panggilan kepada pria hidung belang melalui layanan BlackBerry Messenger (BBM) ketimbang gembar gembor via Twitter atau media sosial lainnya. Kedua pria tersebut punya strategi menggaet om-om berdompet tebal guna mengencani mojang-mojang seksi berusia 18 hingga 24 tahun.
 Wanita Panggilan via Online di Bandung

“Kalau pakai BBM kan hanya orang-orang di dalam kontak saya saja yang tahu. Beda lagi kalau promosinya lewat Twitter atau Facebook, semua orang kan bisa lihat,” ucap TH, selaku muncikari, saat wawancara dengan wartawan di Mapolrestabes Bandung.
Praktik prostitusi berbasis daring ini bergulir sejak satu tahun lalu. Berbekal telepon gengam pintar, mereka memanfaatkan akses internet berupa layanan BBM. Dua tersangka ini membagi peran.
TH bertugas menyiapkan wanita panggilan, sedangkan RN sebagai kurir atau pengantar para mojang yang siap melayani seks singkat khusus pria paruh baya ke tempat yang sudah disepakati.
“Untuk cari tamu, saya kirim pesan broadcast. Pesan itu menyebar ke kontak yang ada di telepon genggam milik saya,” ucap TH.
Cara Menikmati Tubuh Mulus Mojang Bandung –  TH mengirim pesan serentak itu dengan isi tulisan yang dapat ‘merangsang’ lelaki hidung belang. Dia secara terang-terangan menyediakan wanita panggilan dengan embel-embel berwajah cantik dan bertubuh seksi. “Saya jelasin kalau wanitanya siap BO (Booking Order). Misalnya ada berminat, nanti calon tamu invite PIN BB saya,” tuturnya.
Sekejap kotak pesan telepon milik TH dibanjiri para pria beragam usia yang sekadar bertanya-tanya hingga memutuskan mengencani wanita pekerja seks komersial (PSK). “Semua transaksi lewat BBM. Saya kirim foto-foto wanita dan tarifnya. Jika deal, kami antar ceweknya ke tamu. Selain itu, saya datang ke tempat-tempat hiburan malam di Kota Bandung sambil menawarkan PSK kepada pengunjung,” kata TH.
TH mengaku mengasuh sepuluh wanita panggilan berusia 18 hingga 24 tahun. Mereka bertarif Rp 1 juta hingga Rp 2 juta untuk satu kali berhubungan atau short time. Dia menyebut semua wanita-wanita muda itu sebagai kenalannya. “Ada yang masih kuliah, ada juga yang bekerja sebagai pemandu lagu. Saya kenalnya dari teman, sebagian lagi sengaja gabung dan bersedia BO,” ujar TH.
Cerita lainnya diungkapkan RN, selaku pengantar para wanita PSK. Dia mengatakan peminat binis esek-esek mayoritas dari luar Kota Bandung, seperti Jakarta dan Surabaya. “Setiap hari selalu ada saja tamu yang minta ditemani wanita. Ya satu hingga dua wanita kalau weekday. Beda lagi bertepatan weekend, bisa dua hingga empat wanita yang saya antar ke tamu di hotel,” tutur RN.
Menurut RN, bisnis esek-esek yang dilakoninya hanya beroperasi di Kota Bandung. Tamu yang meminta wanita panggilan diboyong ke luar Bandung, pasti ditolak mentah-mentah oleh RN. Jam operasi praktik prostitusi online ini jarang berlangsung siang atau sore hari.
“Kami mulainya jam sebelas malam hingga jam tiga pagi. Saya jemput cewek-cewek itu dari tempat indekos atau rumah di daerah Sukajadi dan Cihampelas,” ucap bapak satu anak ini yang berdomisili di kawasan Cicaheum.
TH dan RN mendapat keuntungan sebesar Rp 200 ribu hingga Rp 300 
Wanita Panggilan via Online di Bandung Khusus Pria Paruh Baya Bertarif Rp 1-2 Juta
Bandung – Dua pria, TH (23) dan RN (22), sudah satu tahun menggerakkan roda bisnis prostitusi berbasis online memanfaatkan layanan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM). Para wanita panggilan khusus pria paruh baya ini melayani kencan singkat dengan tarif jutaan rupiah.
“Tarif sesuai usia dan servisnya. Usia muda dan cantik makin mahal tarif kencannya. Ya kisaran tarifnya mulai satu juta rupiah hingga dua juta rupiah untuk sekali ‘main’,” kata TH alias Kiki (23), selaku muncikari, saat berbicara kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung.
TH mengaku mengoleksi 10 wanita panggilan berusia kisaran 18 hingga 24 tahun. Jasa seks short time atau sekali berhubungan badan itu yang dimotori TH ini hanya beroperasi di Kota Bandung.
“Tamu-tamu yang pesan itu kebanyakan dari luar Bandung, seperti Jakarta dan Surabaya. Kami khusus menemani para om-om,” ujar TH.
Membidik pangsa pasar pria paruh baya, TH beralasan, lebih terjamin dibandingkan lelaki usia muda. Dia menyebut kalangan om-om sudah pasti berdompet tebal.
TH dibantu sahabatnya, RN, yang bertugas mengantar wanita panggilan pesanan pria hidung belang. “Kami antar cewek ke tempat-tempat yang ditentukan tamu. Misalnya di hotel dan apartemen,” ujar pria bekerja di salah satu tempat karaoke di Jalan Malabar.
Modus para tersangka ini ialah menyiapkan wanita panggilan kepada pria hidung belang melalui layanan BBM dengan tarif bervariasi. “Jadi transaksinya via BBM. Kalau cewek sudah dipilih tamu dan sepakat tarifnya, kami antar ceweknya,” ucap TH.
Tentu saja TH dan RN meraup untung dari binis gelap ini. Mereka mengaku mengantongi duit Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu setiap satu kali transaksi. “Motifnya ekonomi. Saya cari keuntungan dari praktik prostitusi online ini,” kata TH.